Showing posts with label Ilmu Manajemen. Show all posts
Showing posts with label Ilmu Manajemen. Show all posts

Apa itu Perencanaan [Planning] Manajemen : Pengertian, Tujuan, Tahap dasar

October 16, 2019
Planning adalah sebuah tujuan yang akan dicapai dalam jangka waktu tertentu Apa itu Perencanaan [Planning] Manajemen : Pengertian, Tujuan, Tahap dasar

APA ITU PLANNING (PERENCANAAN) ?

Planning adalah sebuah tujuan yang akan dicapai dalam jangka waktu tertentu. Planning merupakan sebuah keinginan untuk menggapai tujuan tertentu yang sudah dipersiapkan secara matang sebelumnya. seperti contoh ini seorang pedagang bakso pasti memiliki planning yaitu memiliki warung atau restoran berkelas untuk usahanya disuatu saat nanti. Planning bisa kita terapkan untuk melatih kerja dan usaha kita agar giat dan semangat. karena kita sudah punya tujuan hidup kedepannya. bukan hanya manusia yang mempunyai planning Perusahaan pasti mempunyai planning agar usahanya maju.

Planning atau Perencanaan yang baik memiliki berbagai persyaratan yang harus dipenuhi,yaitu ;

  1. Faktual atau realistis (apa yang dirumuskan oleh perusahaan sesuai dengan fakta dan wajar untuk dicapai dalam kondisi tertentu yang dihadapi perusahaan)
  2. Logis dan rasional (apa yang dirumuskan dapat diterima oleh akal dan oleh sebab itu maka perencanaan tersebut bisa dijalankan)
  3. Fleksibel (tidak berarti kaku dan dapat beradaptasi dengan perubahan dimasa yang akan datang)
  4. Komitmen (sesuai dengan tujuan yang diinginkan oleh organisasi)
  5. Komprehensif (menyeluruh dan mengakomodasi 

TAHAP DASAR PERENCANAAN

4 Tahap Dasar Perencanaan (Planning)
  • Tahap satu menetapkan tujuan atau serangkaian tujuan ,dimulai dengan keputusan - keputusan tentang keinginan atau kebutuhan organisasi dan kelompok kerja.
  • Tahap dua merumuskan keadaan saat ini, tahap ini memerlukan informasi terutama tentang keuangan dan data statistik, yang diperoleh melalui komunikasi.
  • Tahap ketiga mengidentifikasi segala kemudahan dan hambatan, segala kekuatan dan kelemahan serta kemudahan dan hambatan perlu diidentifikasi untuk mengukur kemampuan organisasi dalam mencapai tujuan.
  • Tahap empat mengembangkan rencana atau serangkaian kegiatan untuk pencapaian tujuan, penilaian alternatif - alternatif terbaik dan paling memuaskan.
PERENCANAAN STRATEGIS

Strategi merupakan suatu kegiatan komprehensif yang menentukan petunjuk dan pengarahan yang kritis terhadap pengalokasian sumber daya untuk mencapai sasaran jangka panjang organisasi.

Strategi dirumuskan dalam dua perspektif berbeda ;
  • Strategi adalah Program yang luas untuk mengidentifikasi dan mencapai tujuan organisasi dan melaksanakan misinya. Pengertian ini lebih mengarahkan pada peranan aktif organisasi untuk melaksanakan program sebagai strategi organisasi menghadapi perubahan lingkungan. Strategi ini dikenal sebagai perencana strategi.

  • Strategi adalah pola tanggapan organisasi yang dilakukan terhadap lingkungan sepanjang waktu. Pengertian ini lebih mengarahkan organisasi untuk bersikap pasif , yang artinya para manajer akan menanggapi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan hanya jika mereka merasa perlu untuk melakukannya. Strategi ini dikenal sebagai strategi adaptif.
TAKTIK DAN OPERASIONAL

Tujuan perencanaan dapat dibedakan menjadi tiga , :
  • Tujuan strategis (strategic goals) adalah tujuan yang diinginkan oleh perusahaan dalam jangka waktu panjang yang relatif lama. Biasanya antara 3 tahun atau bahkan bisa lebih.

  • Tujuan Taktis (Tactical goals) adalah tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan dalam jangka waktu menengah relatif lebih singkat dari tujuan strategis. Biasanya pencapaian ini hingga 3 tahun.

  • Tujuan Operasional (Operasional goals) tujuan yang ingin dicapai dalam satu periode kegiatan perusahaan biasnya dalam jangka waktu 6 tahun.

RENCANA TINDAKAN PERENCANAAN

Beberapa alat manajemen dalam melakukan perencanaan :

1) Bagan Arus (Flowchart)

2) Bagan Gantt (Gantt Chart)

3) Jaringan Pert (Pert Network) 

Jaringan Pert adalah singkatan dari Program Evaluating and Review Technique. Pert merupakan alat bantu perencanaan melalui penjadwalan dan penggambaran rencana kerja secara kronologis dan berkelanjutan bagi pekerjaan yang sifatnya tidak rutin, berskala besar.

4) Event atau kejadian

 adalah indikator dari performa pekerjaan baik sebelum maupun sesudah pekerjaan dilakukan sekaligus juga menunjukkan apakah suatu pekerjaan lain dapat dilakukan atau sebaliknya berdasarkan indikator ini.

5) Activity atau kegiatan adalah bagian dari berbagai pekerjaan yang sedang dalam pengerjaan dari keseluruhan pekerjaan yang berkesinambungan. Kegiatan diawali dan diakhiri oleh event.

6) Time atau waktu menhnmenunj perkiraan masa Pengerjaan dari keseluruhan kegiatan sebagaimana diatur didalam Perut.

TUJUAN PERENCANAAN

Pada hakikatnya perencanaan memiliki tujuan yang berbeda - beda namun dari itu semua pasti ada titik akhirnya. Beberapa tujuan yang akan dicapai dalam proses perencanaan dibawah ini


  • Memberikan arahan kepada pihak dalam sebuah oranisasi untuk bekerja sesuai dengan rencana yang sudah di terapkan
  • Menetapkan standarisasi untuk mempermudah pengawasan dan mengontrolnya
  • Mencapai apa yang sudah di targetkan bersama
  • sebagai pedoman untuk selalu berpegang teguh dalam bekerja
  • mengurangi biaya yang akan dikeluarkan jika sudah ada tujuan perencanaan
KELEMAHAN PERENCANAAN

  • Pekerjaan yang tercakup dalam perencanaan mungkin berlebihan pada kontribusi yang nyata
  • Cenderung menunda sebuah kegiatan 
  • Terlalu membatasi manajemen untuk berinisiatif dan berinovasi
  • Terkadang hasil yang paling baik dihasilkan oleh penyelesaian situasi yang individual
  • Ada rencana yang diikuti cara - cara yang tidak konsisten









Referensinya dari blog heripedia gan thankss

Kelebihan dan Kekurangan Manajemen Ilmiah

October 02, 2019
kelebihan dan kekurangan manajemen ilmiah Kelebihan dan Kekurangan Manajemen Ilmiah
Kelebihan dan Kekurangan Manajemen Ilmiah - Kali ini saya akan membahas tentang Manajemen ilmiah. Disebuah manajemen atau apapun pasti ada kelebihan dan Kekurangannya. Apalagi yang kita geluti adalah dunia manajemen yang mempunyai jangkauan lumayan luas. Teori manajemen ilmiah mempergunakan beberapa ilmu didalamnya seperti ilmu statis dan matematika untuk mengembangkan lebih baik teori - teorinya. Namun disisi lain pasti ada kelebihan dan kekurangan dari manajemen ilmiah yang mungkin ada belum mengetahuinya.

Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif aliran manajemen ilmiah sangatlah baik untuk memecahkan masalah di dalam sebuah manajemen tersebut. Dengan menggunakan Teori keilmuan manajemen ilmiah memiliki sebuah pedoman sebagai dasar - dasar untuk pengelolaan aktivitas manajemen serta kepemimpinan di dalam manajemen itu. Beberapa hal yang di terapkan di aliran manajemen ilmiah apa sajakah itu ?

  • Menggunakan prinsip dan cara kerja ilmuan sebagai pedoman melakukan percobaan dan penyidikan
  • Adanya rasionalisasi ,bekerja dengan teliti supaya tidak akan terjadi Masalah maupun error yang ada pada manajemen tersebut
  • Menggunakan standarisasi seperti jam kerja, menggunakan tata cara kerja yang benar untuk hasil produksi yang baik
  • Sebagai hasilnya akan meningkatkan produktivitas yang efektif dan efisien
  • Tuntunan kebutuhan cara kerja semakin meningkat
Untuk hasil yang telah dituju manajemen ilmiah selalu melakukan pendekatan secara ilmiah agar dapat memaksimalkan hasil yang sudah ditentukan. Aliran ini sangat memperhatikan perilaku tidak efisien yang ada di manajemen tersebut. Di bawah ini beberapa kelebihan dan Kekurangan Manajemen ilmiah yang sudah saya rangkum untuk kalian :


Kelebihan Manajemen Ilmiah :


  • Teknik teknik efisiensi manajemen ilmiah , seperti study gerak dan waktu, telah menyebabkan kegiatan dapat di laksanakan lebih efisien.
  • Gagasan seleksi dan pengembangan ilmiah para karyawan menimbulkan kesadaran akan pentingnya kemampuan dan latihan untuk meningkatkan efektivitas karyawan.
  • Manajemen ilmiah tidak hanya mengembangkan pendekatan rasional untuk pemecahan masalah - masalah organisasi tetapi juga meletakkan dasar profesionalis.

Kekurangan Manajemen Ilmiah :

  • Kenaikan produktivitas tidak seimbang dengan kenaikan pendapatan
  • Perilaku manusia yang berbeda beda menjadi hambatan 
  • Pendekatan Rasionalis hanya memuaskan kebutuhan - kebutuhan ekonomis dan phisik, Tidak memuaskan kebutuhan sosial karyawan.
Itulah Kelebihan dan kelemahan Manajemen Ilmiah yang bisa saya berikan untuk kalian. Semoga dapat menambah ilmu pengetahuan kalian.

Referensinya dari blog heripedia gan thankss

Apa itu Teori Organisasi Klasik ?

October 02, 2019
 teori ini sering digunakan untuk melakuakan pekerjaan secara terstruktural dengan teknik   Apa itu Teori Organisasi Klasik ?
 Apa itu Teori Organisasi Klasik ?
Apa itu Teori Organisasi klasik ? teori organisasi klasik sering disebut sebagai teori tradisional ada juga yang menyebutnya sebagai teori mesin. teori ini sering digunakan untuk melakuakan pekerjaan secara terstruktural dengan teknik - teknik yang rasional. Dalam hakikatnya teori ini sangat meyakini bahwa jika teknik dan pendekatan secara rasional dapat diwujudkan dan nantinya organisasi dapat mencapai tujuan.

Beberapa Teori Organisasi Klasik yang ada di dunia yang di kemukakan oleh pakar - pakar ilmu manajemen. Teori - teori tersebut di kemukakan oleh Henry Fayol ,James D money, Marry Parker Follet, Chapter L. Barnard.  Teori Organisasi Klasik yang saya rangkum di Panduan Ilmu Manajemen ini selesai dan akan saya sempurnakan kedepannya supaya lebih berisi. Teori - teori organisasi klasik antara lain seperti di bawah ini :

1) Henry Fayol (1841 - 1925)

Seorang industrialis Prancis ,mengemukakan teori dan teknik - teknik admistrasi sebagai pedoman bagi pengelola organisasi - Organisasi.

2) James D Mooney

Eksekutif General Motor, Mengkategorikan prinsip - prinsip dasar manajemen tertentu , mendefinisikan organisasi sebagai kelompok , dua atau lebih orang yang bergabung untuk tujuan tertentu. Menurut Mooney ,merancang suatu organisasi perlu melihat 4 kaidah dasar di bawah ini :
  • Koordinasi : syarat - syarat adanya koordinasi meliputi wewenang, saling melayani, doktriri, dan disiplin.
  • Prinsip Skalar: Mempunyai prinsip ,prospeks, dan pengaruh sendiri yang tercermin dari kepemimpinan.
  • Prinsip Fungsional: Adanya Fungsionalisme bermacam - macam tugas yang berbeda
  • Prinsip Staf : Kejelasan perbedaan antara staf dan lini.

3) Marry Parker Follet (1868 - 1933)

Menekankan pentingnya :
  • Menerapkan psikologi pada perusahaan ,industri ,dan pemerintah.
  • Aplikasi praktik ilmu-ilmu sosial dalam administrasi perusahaan.
  • Bahwa konflik dapat dibuat konstruktif dengan penggunaan proses integrasi dimana orang-orang yang terlibat mencari jalan pemecahan bersama perbedaan - perbedaan diantara mereka.
  • Suatu pola organisasi yang ideal dimana manajer mencapai koordinasi melalui komunikasi yang terkendali dengan karyawan.
4) Chaster L. Barnard (1886 - 1961)

Dia adalah seorang Presiden perusahaan Bell Telephon Di New Jersey. Barnard adalah pelopor dalam penggunaan teori organisasi klasik.

Nah itulah beberapa teori klasik yang dapat saya bagikan kepada kalian semoga bermanfaat.




Referensinya dari blog heripedia gan thankss