Showing posts with label Perjalanan. Show all posts
Showing posts with label Perjalanan. Show all posts

Air Terjun Pengempu Tabanan

August 27, 2019
Air Terjun Pengempu merupakan salah satu kawasan wiasata yang berada di perbatasan antara kabupaten Tabanan dan Badung. Jika dari sangeh untuk menuju Air terjun ini membutuhkan waktu kurang dari 5 menit. Setelah hingga di air terjun, terdapat box dana punia, dimana kita tak dikenai biaya masuk ke penderasan melainkan proteksi sukarela. Lanjut, kita membutuhkan waktu kurang dari 3 menit untuk menuruni tangga, tanggnya cukup elok dan gampang untuk dilalui, kita juga disaapabilan pemandangan hutan hijau ketika menuruini tangga.


Dan hingga lah kita diair terjun Pengempu.  Air terjun ini cukup tinggi dengan curahan air yang tak begitu deras, lingkungan disekitar penderasan ini juga terbebas dari sampah-sampah plastik. Oia ada larangan untuk mandi disini, so kita tak sanggup menikmati segarnya penderasan ini namun apabila ingin bermain-main dengan air sanggup dilakukan di pedoman sungai bersahabat dengan air terjun, dimana pedoman penderasan ini juga mengalir ke sungai ini. Sungai ini berjulukan Yeh Penet

Dibawah ini ada video ketika ke Air Terjun Pengempu dan dilanjutkan dengan berenang di Yeh Penet. Jika penasaran menyerupai apa di Air terjun Pengumpu sanggup diplay videonya.


Oia, apabila temen-temen ingin berbelanja kudapan di penderasan ini juga terdapat pedagang yang letaknya dipinggir tangga bersahabat dengan pintu masuk ke air terjun, dan saran admin jika ingin ke Air Terjun Pengempu jangan memakai kendaraan beroda empat lantaran belum disediakan kawasan parkir, lebih baik memakai motor lantaran parkirnya sanggup lebih bersahabat dengan pintu masuk menuju air terjun.

Sekian dahulu ceritanya ya temen-temen biar artikel kali ini sanggup bermanfaat untuk temen-temen, dan terima kasih sudah mengunjungi prabhagib.blogspot.com.



Yoga Berdasarkan Agama Hindu (Artikel Lengkap)

August 25, 2019

Yoga merupakan mengendalikan gerak-gerak pikiran atau cara untuk mengendalikan tingkah contoh pikiran yang cenderung liar, bias, dan lekat terpesona oleh ragam objek (yang dikhayalkan) memberi nikmat. Yoga merupakan jalan utama dari bermacam jalan untuk kesehatan pikiran dan tubuh semoga selalu seimbang. Yoga merupakan suatu sistem yang mengolah rohani dan jasmani guna mencapai kejangan khawatiran batin dan kesehatan fisik dengan melaksanakan latihan-latihan secara berkesinambungan
 

Era globalisasi kini ini menuntut kita untuk sanggup beraktifitas sekuat tenaga dan pikiran, yang melebihi batas kemampuannya. Hal ini terjadi tak saja di kalangan masyarakat perkotaan, tenamun juga hingga ke pelosok desa. Beban fisik dan rohani yang berlebihan menjadikan kita sakit. So adakah hubungannya dengan YOGA ?

Secara etimologi, kata yoga berasal dari YUD, yang artinya menggabungkan atau hubungan, yakni kekerabatan serasi dengan objek yoga. Kata yoga menurut Peter Rendel (1979) " kata yoga dalam kenyataan berarti kesatuan yang kemudian dalam, bahasa inggris disebut "Yoke".

Untuk pelaksanaan yoga, agama kaya memperlihatkan pilihan dan petunjuk-petunjuk melaksanakan yoga yang baikk dan benar. Melalui yoga agama menuntun umatnya semoga selalu dalam keadaan sehat jasmani dan rohani. Dalam pelaksanaan yoga yang perlu diperhatikan merupakan gerak pikiran. Pikiran terdapat sifar gerak liar dan paling sulit untuk dikendalikan, Agar sanggup fokus dalam melaksanakan yoga, ada baiknya dipastikan bahwa dalam keadaan baik dan jangan khawatir.

Sejak lebih dari 5000 tahun yang lalu, yoga telah diketahui sebagai salah satu alternatif pengobataan melalui pernafasaan. Awal mulanya muncul yoga diprakarsai oleh Maha Rsi Ptanjali, dan menjadi fatwa yag diikuti kaya kalangan umat yang hindu. Maha Rsi Ptanjali membuat karya kitab YOGASUTRA, dimana kitab ini dikelompokan menjadi 4 bab adalah :

1. SamadhipadaKitab ini menterangkan wacana sifat, tujuan dan bentuk fatwa yoga. Didalamnya memuat perubahan-perubahan pikiran dan tata cara pelaksanaan yoga.

2. Shadhanapada
Kitab ini menterangkan wacana pelaksanaan yoga ibarat tata cara mencapai samadhu, wacana kedukaan, karmaphala dan yang lainnya.

3.Vibhutipada
Kitab ini menterangkan wacana aspek sukma atau batiniah serta kekuatan mistik yang diperoleh dengan jalan yoga.

3. Kaivalyapada
Kitab ini menterangkan wacana alam kelepasan dan kenyataan roh dalam mengatasi alam duniawi.

Sumber : (Buku Pendidikan Agama dan Budhi Pekerti 2014)

Semoga artikel kali ini bermanfaat untuk teman-teman, Terima Kasih.