Showing posts with label consumer. Show all posts
Showing posts with label consumer. Show all posts
Sambut Baik Hukum Imei, Advan: Harusnya Dari Dulu

Sambut Baik Hukum Imei, Advan: Harusnya Dari Dulu

July 07, 2019
Foto: AdvanFoto: Advan

Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) tengah menggodok hukum pemblokiran ponsel ilegal memakai IMEI. Soal ini, Advan menyambut baik.

"Kami menyambut baik hukum IMEI. Harusnya dari dulu, kenapa gres sekarang," kata Andy Gusena, Brand Director Advan kala ditemui di Jakarta, Jumat (5/7/2019).




Dijelaskannya, selama ini musuh merk lokal semacam Advan ialah ponsel black market (BM) milik vendor global. Kondisi ini bikin persaingan di pasar sulit dan tidak sehat.

"Ini (aturan IMEI) membantu kami pemain lokal sanggup bersaing dengan produk lain. Kami akan dukung," tegas Andy.

Aturan IMEI, Advan: Kenapa Tidak Dari DuluAndy Gusena, Brand Director Advan. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET


Seperti diketahui, pemerintah mulai menerapkan hukum IMEI pada 17 Agustus datang. Upaya tersebut guna menekan angka peredaran ponsel ilegal di Tanah Air.

Kemenperin menyebutkan, peredaran ponsel dikala ini tercatat sanggup mencapai 50-60 juta unit. Sementara yang ilegal, tentunya tidak tercatat, sehingga pemerintah tidak mengetahui berapa jumlah pastinya.




Jalur-jalur ponsel BM masuk ke Indonesia melalui banyak pintu, salah satunya dari Singapura yang diyakini cukup mendominasi.

Simak Video "Saat Pasar Tablet Lesu, Advan Justru Melihat Peluang"
[Gambas:Video 20detik]
Iphone Bakal Punya Sensor Sidik Jari Lagi, Tapi...

Iphone Bakal Punya Sensor Sidik Jari Lagi, Tapi...

July 03, 2019
Foto: softpediaFoto: softpedia

Jakarta - Sejak merilis iPhone X dua tahun lalu, Apple menanggalkan sensor sidik jari. Sempat dikira akan terus memakai Face ID, perusahaan berbasis di Cupertino itu siap mengembalikan lagi sensor sidik hari di ponselnya.

Informasi tersebut bersumber dari pemasok komponen di China. Mereka menyampaikan pengguna di Negeri Tiongkok menentukan ponsel di kisaran 5.000 yuan. Karenanya iPhone XR yang banyak dipilih.


Nah demi mengambil hati, Apple pun putar otak supaya mereka sanggup meraih pangsa pasar yang lebih besar di China. Salah satu upayanya dengan mengembalikan sensor sidik jari.

Cara ini sanggup memangkas harga ketimbang masih menerapkan Face ID pada ponselnya. Sehingga harga jual iPhone sanggup lebih murah.

Tapi bukan berarti dihadirkannya kembali sensor sidik jari akan mengembalikan tombol Home. Apple akan menerapkan sidik jari di layar menyerupai banyak dijumpai di ponsel Android terbaru.

Perusahaan yang dikomandoi Tim Cook ini memang sedari usang telah mengeksplorasi implementasi pembaca sidik jari. Tapi tidak satu pun yang memenuhi persyaratannya.


Namun kini mereka telah menemukan solusi dan bersiap untuk menerapkannya pada iPhone. Tapi belum ada informasi apakah iPhone tersebut akan dirilis 2019, atau malah tahun depan.

Semoga saja sanggup dirilis tahun ini juga dan tidak hanya untuk pasar China saja. Sehingga menunjukkan alternatif pada pengguna yang ingin iPhone layar OLED, bazel tipis dan punya sidik jari di layar namun dibanderol dengan harga masuk akal. Setuju?

Simak Video "Analisis Ming-Chi Kuo: iPhone 5G Apple Bakal Rilis Tahun 2020"
[Gambas:Video 20detik]
Iphone Bakal Punya Sensor Sidik Jari Lagi, Tapi...

Iphone Bakal Punya Sensor Sidik Jari Lagi, Tapi...

July 03, 2019
Foto: softpediaFoto: softpedia

Jakarta - Sejak merilis iPhone X dua tahun lalu, Apple menanggalkan sensor sidik jari. Sempat dikira akan terus memakai Face ID, perusahaan berbasis di Cupertino itu siap mengembalikan lagi sensor sidik hari di ponselnya.

Informasi tersebut bersumber dari pemasok komponen di China. Mereka menyampaikan pengguna di Negeri Tiongkok menentukan ponsel di kisaran 5.000 yuan. Karenanya iPhone XR yang banyak dipilih.


Nah demi mengambil hati, Apple pun putar otak supaya mereka sanggup meraih pangsa pasar yang lebih besar di China. Salah satu upayanya dengan mengembalikan sensor sidik jari.

Cara ini sanggup memangkas harga ketimbang masih menerapkan Face ID pada ponselnya. Sehingga harga jual iPhone sanggup lebih murah.

Tapi bukan berarti dihadirkannya kembali sensor sidik jari akan mengembalikan tombol Home. Apple akan menerapkan sidik jari di layar menyerupai banyak dijumpai di ponsel Android terbaru.

Perusahaan yang dikomandoi Tim Cook ini memang sedari usang telah mengeksplorasi implementasi pembaca sidik jari. Tapi tidak satu pun yang memenuhi persyaratannya.


Namun kini mereka telah menemukan solusi dan bersiap untuk menerapkannya pada iPhone. Tapi belum ada informasi apakah iPhone tersebut akan dirilis 2019, atau malah tahun depan.

Semoga saja sanggup dirilis tahun ini juga dan tidak hanya untuk pasar China saja. Sehingga menunjukkan alternatif pada pengguna yang ingin iPhone layar OLED, bazel tipis dan punya sidik jari di layar namun dibanderol dengan harga masuk akal. Setuju?

Simak Video "Analisis Ming-Chi Kuo: iPhone 5G Apple Bakal Rilis Tahun 2020"
[Gambas:Video 20detik]
Ponsel Anyar Nubia Bakal Jadi Raja Gres Dxomark?

Ponsel Anyar Nubia Bakal Jadi Raja Gres Dxomark?

July 02, 2019
Nubia X, ponsel yang punya dua layar di depan dan belakang. Foto: Sina MobileNubia X, ponsel yang punya dua layar di depan dan belakang. Foto: Sina Mobile

Jakarta - Nubia dilaporkan sedang menyiapkan ponsel yang diklaim akan mempunyai kemampuan kamera belakang dan depan sama baiknya. Info tersebut awalnya tiba dari ungkapan Ni Fei, General Manager Nubia.

Menurutnya, ponsel flagship yang benar-benar mempunyai kemampuan fotografi mumpuni tidak hanya harus gahar di kamera belakang, namun di depan juga. Keduanya harus sama bagusnya ketika memotret pemandangan, orang-orang, maupun dalam kondisi cahaya redup dan terang.


Jika melihat ujaran Ni Fei, sejatinya Nubia sempat melaksanakan hal serupa. Pada simpulan Oktober 2018, Nubia merilis Nubia X yang hanya mempunyai dua lensa (16MP + 24MP) sebagai kamera utama maupun untuk keperluan selfie. Hal tersebut dimungkinkannya dengan adanya dua layar di depan dan belakang.

Meski begitu, jikalau dilihat dari ambisinya, Nubia tampaknya benar-benar ingin menghadirkan ponsel terbaik dari yang terbaik, khususnya untuk fotografi. Itu berarti, perangkat tersebut harus bisa melangkahi Huawei P30 Pro dan Asus Zenfone 6 di puncak daftar DxOMark.

Untuk ketika ini, Huawei P30 Pro jadi ponsel terbaik untuk kamera utama dengan skor 112, diikuti Samsung Galaxy S10 5G (112) dan Honor 20 Pro (111). Sedangkan untuk urusan foto selfie, Asus Zenfone 6 jadi rajanya dengan skor 98, dengan Samsung Galaxy S10 5G (97) dan Galaxy S10+ (96) masing-masing berada di posisi kedua dan ketiga.

Sayangnya, Ni Fei belum mengumumkan nama dari calon ponsel terbaik Nubia itu. Meski demikian, jikalau dicocokkan dengan lini flagship dari Nubia dan waktu rilisnya, maka tidak menutup kemungkinan smartphone tersebut akan berjulukan Z19, sebagaimana detikINET kutip dari Gizchina, Selasa (2/7/2019).


Sekadar informasi, ponsel flagship Nubia sebelumnya, Z18, dirilis pada September 2018 lalu. Ditenagai Snapdragon 845, ia mengusung kamera belakang 16MP + 24MP, kamera selfie 8MP, varian RAM sampai 8GB, dan dibanderol di kisaran 400 euro.

Menarik untuk dinantikan ibarat apa ponsel flagship Nubia berikutnya. Bisa jadi, ia juga bakal mengambil wangsit dari Zenfone 6 yang juga bisa menghadirkan kemampuan kamera depan dan belakang sama baiknya melalui konsep kamera flip.

Simak Video "Rela Antre dari Jumat Malam Demi Dapat Huawei P30"
[Gambas:Video 20detik]
Ponsel Anyar Nubia Bakal Jadi Raja Gres Dxomark?

Ponsel Anyar Nubia Bakal Jadi Raja Gres Dxomark?

July 02, 2019
Nubia X, ponsel yang punya dua layar di depan dan belakang. Foto: Sina MobileNubia X, ponsel yang punya dua layar di depan dan belakang. Foto: Sina Mobile

Jakarta - Nubia dilaporkan sedang menyiapkan ponsel yang diklaim akan mempunyai kemampuan kamera belakang dan depan sama baiknya. Info tersebut awalnya tiba dari ungkapan Ni Fei, General Manager Nubia.

Menurutnya, ponsel flagship yang benar-benar mempunyai kemampuan fotografi mumpuni tidak hanya harus gahar di kamera belakang, namun di depan juga. Keduanya harus sama bagusnya ketika memotret pemandangan, orang-orang, maupun dalam kondisi cahaya redup dan terang.


Jika melihat ujaran Ni Fei, sejatinya Nubia sempat melaksanakan hal serupa. Pada simpulan Oktober 2018, Nubia merilis Nubia X yang hanya mempunyai dua lensa (16MP + 24MP) sebagai kamera utama maupun untuk keperluan selfie. Hal tersebut dimungkinkannya dengan adanya dua layar di depan dan belakang.

Meski begitu, jikalau dilihat dari ambisinya, Nubia tampaknya benar-benar ingin menghadirkan ponsel terbaik dari yang terbaik, khususnya untuk fotografi. Itu berarti, perangkat tersebut harus bisa melangkahi Huawei P30 Pro dan Asus Zenfone 6 di puncak daftar DxOMark.

Untuk ketika ini, Huawei P30 Pro jadi ponsel terbaik untuk kamera utama dengan skor 112, diikuti Samsung Galaxy S10 5G (112) dan Honor 20 Pro (111). Sedangkan untuk urusan foto selfie, Asus Zenfone 6 jadi rajanya dengan skor 98, dengan Samsung Galaxy S10 5G (97) dan Galaxy S10+ (96) masing-masing berada di posisi kedua dan ketiga.

Sayangnya, Ni Fei belum mengumumkan nama dari calon ponsel terbaik Nubia itu. Meski demikian, jikalau dicocokkan dengan lini flagship dari Nubia dan waktu rilisnya, maka tidak menutup kemungkinan smartphone tersebut akan berjulukan Z19, sebagaimana detikINET kutip dari Gizchina, Selasa (2/7/2019).


Sekadar informasi, ponsel flagship Nubia sebelumnya, Z18, dirilis pada September 2018 lalu. Ditenagai Snapdragon 845, ia mengusung kamera belakang 16MP + 24MP, kamera selfie 8MP, varian RAM sampai 8GB, dan dibanderol di kisaran 400 euro.

Menarik untuk dinantikan ibarat apa ponsel flagship Nubia berikutnya. Bisa jadi, ia juga bakal mengambil wangsit dari Zenfone 6 yang juga bisa menghadirkan kemampuan kamera depan dan belakang sama baiknya melalui konsep kamera flip.

Simak Video "Rela Antre dari Jumat Malam Demi Dapat Huawei P30"
[Gambas:Video 20detik]
Mi Cc9 Berkembang Menjadi Jadi Mi A3 Di Pasar Global?

Mi Cc9 Berkembang Menjadi Jadi Mi A3 Di Pasar Global?

July 02, 2019
Foto: Twitter/xiaomishkaFoto: Twitter/xiaomishka

Jakarta - Dalam hitungan jam, Xiaomi akan memperkenalkan ponsel gres Mi CC9. Kabarnya ponsel ini akan menjadi Mi A3 ketika diboyong ke pasar global.

Adalah akun Twitter @Sudhanshu1414 yang awalnya mengungkap akan hal itu. Dia mengatakan, pecinta Android One akan digoda dengan Xiaomi Mi A3 yang didesain sama dengan Xiaomi CC9.


Untuk mengambarkan hal tersebut, Sudanshu pun lalu men-tweetkan instruksi produksi Mi CC9. Memang terlihat senada dengan sejumlah perangkat Xiaomi yang menjadi ponsel berbasis Android One.

Dan jelang peluncuran muncul lagi bocoran hasil uji perangkat Mi CC9e. Saat dites, ponsel tersebut menjalankan Android Pie yang terlah terintsal update keamanan bulan Maret.

Ini tentunya makin menguatkan dugaan Mi CC9 yang menjalankan Android One tidak lain yakni Mi A3.

Sebelumnya diberitakan Xiaomi India sempat mengeluarkan sebuah teaser ponsel terbarunya yang menampilkan tiga sistem kamera ponsel, yaitu triple, dual, dan single.

Dari bocoran ini diasumsikan jikalau Xiaomi tengah membicarakan Mi A3 yang bakal memakai sistem tiga kamera belakang.


Teaser ini lalu dilanjutkan kicauan Global VP Xiaomi Manu Kumar Jain yang mengkonfirmasi jikalau Xiaomi akan memiliki pengumuman menarik dalam waktu dekat.

Selang beberapa waktu, Mishaal Rahman dari XDA yang mengklaim jikalau ada ponsel Android One yang bakal diluncurkan dengan instruksi Bamboo_sprout dan Cosmos_sprout. Dua ponsel ini kemungkinan yakni Mi A3 dan Mi A3 Lite.

Rahman juga menyebut jikalau ada ponsel berkode Pyxis yang merupakan versi MIUI dari kedua ponsel tersebut, dan ketiganya akan memakai prosesor Snapdragon 7xx.



Mi CC9 Menjelma Makara Mi A3 di Pasar Global?


Simak Video "Iklan Menganggu di Xiaomi akan Dihilangkan"
[Gambas:Video 20detik]